Skip to content

surat izin mengemudi hazard

February 26, 2008
by

Ngomongin soal HAZARD dan RISK MANAGEMENT tu complicated. Segalagalanya dan dimanamana bisa terjadi itu bahaya. Dan emg bahaya. Bisa mengancam nyawa seseorang.Semua yg ada di bawah ini adalah hasil gue membaca buku “chemical process safety” punya daniel a. crowl/joseph f. louvar, gue ceritain ulang dg bahasa gue. Misal ada sesuatu yg dianggap nyelentang… mungkin itu adalah kesalahan dalam hal pengertian gue. Maap.Here we go…Untuk setiap process dalam pabrik kimia, ada 4 major pertanyaan yang harus di jawab:

  1. Apa hazard yg mungkin terjadi?
  2. What can go wrong and how?
  3. Bagaimana peluang terjadinya?
  4. Bagaimana urutan2 terjadinya?

Dari keempatnya, pertanyaan pertama adalah pertanyaan yang mewakili hazard evaluation. Pertanyaan 2-4 adalah pertanyaan pertanyaan yg menyangkut risk assessment. Sebenernya terms dan pembagiannya bervariasi. Kadang orang kecampur2 atau tidak membeda-beda, eniwe apapun itu istilah yg dipake menurut gue tujuannya cmn satu. SAFETY!

So gimana kalo kita sepakati untuk ngbahas pertanyaan demi pertanyaan di atas dengan membagi dua bagian besar. Pertanyaan satu untuk bagian satu. Yaitu hazard identification. Dan pertanyaan2 selanjutnya adalah pertanyaan untuk risk assessment.

PRA = Probabilistic Risk Assessment = prosedur mendeterminasi probabilities

QRA= Quantitative Risk Analysis = prosedur mendeterminasi probability dan consequences.

Gambar berikut sebenernya tentang garis besar prosedur safety yg seharusnya dilakukan. Bila risk yg diperkirakan akan terjadi acceptable, maka study tentang safety unit tersebut seleesai, dan unit tersebut bisa dioperasikan. Bila unacceptable, maka unit tersebut perlu di modifikasi, salah satu dari process plant/process operationnya/emergency response/hal lain yg menyebabkan risk tersebut menjadi tidak acceptable. Flow chart dibawah diadaptasi dr Guidelines for hazards evaluation procedure. di klik ajah buat nggegedein…

flowchart.jpg

Prosedur di atas bisa diganti menjadi prosedur yg lebih singkat, pada kondisi kondisi tertentu. Dan bisa dilaksanakan kapan saja dirasa perlu. Ada 2 hazard yang mungkin bisa di neglected yaitu hazard yg probability terjadinya kecil atau hazard yang consequencenya minim banget, kadang sering di neglected.

Ok. Cukup dengan basabasi. Kita masuk ke inti. Apa sih yang disebut dengan HAZARD IDENTIFICATION (HI)?

Berikut adl methods untuk melakukan HI yang banyak digunakan perusahaan2:

  1. Checklist:

list of items dan masalah yang mungkin terjadi dalam proses yang harus dicek.

  1. Surveys:

hal ini bisa dilakukan as simple as ineventory dari material yg berbahaya, atau bisa juga yg detail seperti Dow indeks. Dow indeks adalah rating system yg formal, lebih mirip form untuk pajak penghasilan yang menjelaskan penalty untuk hazards dan kredit untuk sefaety equipment dan procedure.

  1. HAZOP (hazard dan operability) study:

pendekatan ini ditujukan untuk study yang lebih menyeluruh dalam sebuah system instead of satu equipment saja.

  1. Safety review:

sedikit kurang formal bila dibanding dg HAZOP study. Tapi lebih efektif. Dan hasilnya sangat bergantung terhadap pengalaman para pelaku safetynya, dan kekompakan antar tim.

Lebih detailnya bisa dilihat dari penjelasan selanjutnya di postingan selanjutnya.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: