Skip to content

“why a plant need to be controled????”

July 19, 2007
by

sebelum ngobrol soal instrument mestinya kita ngobrol dulu soal kenapa suatu pabrik perlu dikontrol…???

sebuah plant bs dibilang dibangun dg tendensi “mendapatkan untung/laba” sehingga selain untuk memenuhi kebutuhan proses, sebuah plant didesign jg dg limitation lain yg ujung2nya duit…(gopek lagi…gopek lagi…)

limitasi itu bs berupa: safety & environment. seperti yg sdh dibilang td, ujung2nya jg duit … semakin safe suatu plant semakin hemat pengeluaran dlm hal kecelakan. dan semakin ramah lingk suatu plan, semakin populer dan digemari jg…buntut2nya duit kan???bayangin aja kejadian kyk bhopal/kyk seveso, atau kecelakaan2 lain terjadi diplant kita … pasti bakal rugi byk. atau lapindo???bknnya untung malah buntung. memang gak semua kecelakaan krn kesalahan manusia. alam jg bs menjadi faktor penyebab. tp setidaknya kita bs mengeliminasi faktor kebegoan manusianya..

sebenarnya tujuan utama pengontrolan adalah u/ membantu operator mengontrol proses yg sedang berlangsung….operator jg manusia…sering kali terbatas oleh kemampuan manusia. sedangkan proses berjalan memerlukan penjagaan ketat sehingga tidak akan terjadi sesuatu yg tdk diinginkan.

dr itu kita bs mulai berpikir apa yg perlu kita kontrol, dan apa yg menjadi parameter pengontrolan…maksudnya, misal kita akan mengontrol tekanan suatu vessel yg operator manusia tdk sanggup melakukannya precisely, maka kita butuh melakukan parameter/tolok ukur dilakukan aksi. trus kita juga butuh pengolah data dan terakhir kita butuh pelaku aksi which is inilah yg paling utama. oleh krn itu bs dikatakan sistem pengontrolan sebenarnya ada 3 hal yg penting untuk dicapai. 3 hal itu adalah:

  1. bagaimana caranya harus dpt menekan pengaruh disturbance dr luar

  2. bagaimana caranya harus bs memastikan process berjalan stabil

  3. dan bagaimana caranya jg harus bs mengoptimasi performa proses

here we go…mari kita perjelas… 

menekan sebisa mungkin pengaruh disturbances

disturbance adalah sesuatu dr lingkungan (dr luar) yg dpt mempengaruhi suatu reaktor/equipment. biasanya disturbance ini sulit diatur oleh para operator.

misal pada kasus dibawah

reaktor-berpengaduk.jpg

  • inlet masuk dg flow rate Fi, dan temperatur Ti
  • inlet steam masuk dg flow rate Fst, dan Tst
  • tangki diaduk spy temperatur sama di setiap titik

bila kita ingin output keluaran seragam tiap waktu kewaktu, baik temperatur maupun flownya, maka, yg kita harus lakukan dalam sistem pengontrolan :

  • menjaga temperatur tetap pada tangki = Ts

  • menjaga volume isi tangki tetap.

mari kita lihat satu persatu… untuk menjaga temperatur tetap sama, yg berpotensi menjadi disturbance adlh aliran masuk, sekali aliran masuk berubah, baik flownya maupun temperaturenya, akan merubah kondisi reaktor tersebut, sehingga yg kita butuhkan disini adalah sistem pengontrolan yg dpt menjaga proses berjalan sesuai keinginan kita.

feedback-kontrol-temperatur2.jpg

dr gb diatas bs dilihat mekanisme pengontrolan… є = Ts – T data є akan dikirim ke elemen pengontrol untuk diproses dan diputuskan apa yg harus dilakukan buat mengembalikan proses kekondisi yg seharusnya … dan hasilnya akan dikirim ke elemen pengendali akhir (dalam hal ini adalah control valve) untuk dilakukan aksi.

cara ini disebut sistem pengontrolan feedback…kita mengukur apa yg akan kita kontrol…elemen pengukurnya diletakkan dalam reaktor untuk mengukur apa yg akan kita ukur. temperatur yg kita inginkan dlm reaktor adalah setpoint. dg cara lain yaitu feed forward kita jg bs lakukan pengontrolan terhadap temperatur tangki. yaitu dg meletakkan elemen pengukur di aliran masuk yg dianggap sebagai disturbance…bila dipikir secara logika cara ini lebih susah hanya saja karena kita meletakkan elemen pengukur di aliran masuk, otomatis kita bisa memberi waktu yg lebih panjang untuk respon ke aliran steam. sehingga grafik penurunan temperatur bisa diperhalus…

buat tujuan kedua yaitu mengatur volume dalam tangki supaya volumenya tetap, kita gak bs menggunakan cara tersebut karena tidak ada elemen pengukur langsung untuk volume, sehingga kita dpt mengakali spy kita masih bs mengontrol volume tangki. kita bs menggunakan elemen pengukur level, yg berarti harus ditransfer dulu ke volume…caranya tetap sama, elemen pengukur diletakkan dlm vessel, hanya saja dalam hal ini kita harus meletakkan control valve dsalah satu aliran masuk/keluar untuk mengatur laju alir yg masuk/keluar..

level-controller.jpg

memastikan stabilitas proses

misalkan sesuatu yg akan kita jaga adalah variable x, ada dua macam kelakuan yg mungkin ada…istilahnya kalau gue bilang, gud boy dan bad boy. si gudboy ketika dia terganggu, tetep dia bs kembali dg caranya sendiri kejalur yg bener. nah kalo si badboy sekali terganggu, perlu adanya intervensi dr luar, guru misalnya, untuk mengembalikan dia kejalur yg benar. si gudboy ini biasanya dipanggil stable or self-regulating dan yg badboy tentu saja unstable. stable process tidak memerlukan cotroller untuk menjaga stabilitas. unstable process (explosion of HC with air) butuh.

masalahnya bagaimana caranya mengontrol suatu process yg unstable u/kembali ke jalurnya.

mengoptimasi performa proses

dari semua tahap, hal ini adalah tahap yg paling akhir dan yg bs menghemat pengeluaran dan memaksimalkan hasil, serta dapat menjaga kualitas produk.

–semua yg diatas hasil gue membaca dan gue tulis ulang dg pengertian gue sendiri dr buku incentives for chemical process control pny george stephanopoulos. buku yg kata beberapa temen adalah dasar/konsep instrument.–

2 Comments leave one →
  1. mulky permalink
    February 8, 2010 8:52 am

    luar biasa pemaparan anda, terimakasih banyak, semoga berkah mas upieks.

    • upieks permalink*
      February 8, 2010 9:00 am

      Alhamdulillah Pak Mulky.

      tapi saya Mbak bukan Mas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: