ide check list ini sebenarnya untuk membantu kita lebih teliti menelaah satu persatu kasus yang ada. yang seringkali kecelakaan terjadi justru karena kesalahan manusia/pekerja yang lalai.
apa sih check list itu?
well, check list adl daftar masalah2 yang mgkn timbul & area2 yang perlu untuk di check. List tersebut mengingatkan para reviewer untuk selalu cek dan recek kapan pun. Baik saat design proses, maupun sebelum pengoperasian suatu proses.
Sebenarnya isi check list tersebut berbeda untuk kasus yg berbeda. Mis untuk checklist pada saat design dan pada saat prosess telah dijalankan, apalagi dibanding dg pada saat prosess mengalami modifikasi. Modifikasi pada segi apapun. Baik segi prosesnya atau segi yg lainnya. Sebaiknya dilakukan penglistan ulang. Untuk contoh checklistnya bisa mengandung aspek safety yang kudu dicheck dalam:
- 1. General lay out (drainage/saluran pembuangan, etc.)
- 2. Buildings (emergency ways, entilation, emergency tools, etc.)
- 3. Process
- 4. Piping
- 5. Equipment
- 6. Venting
- 7. Instrument and Electrical (fail position, lighting, etc)
- 8. Safety equipment
- 9. Materials (butuh perlakuan khusus untuk menyimpan atau tidak)
Perlu disediakan tempat untuk memberi tanda pada 3 opsi.
- 1. Sudah di check thoroughly
- 2. Yang tidak tersedia
- 3. Yang perlu further investigasi
Ngomongin soal HAZARD dan RISK MANAGEMENT tu complicated. Segalagalanya dan dimanamana bisa terjadi itu bahaya. Dan emg bahaya. Bisa mengancam nyawa seseorang.Semua yg ada di bawah ini adalah hasil gue membaca buku “chemical process safety” punya daniel a. crowl/joseph f. louvar, gue ceritain ulang dg bahasa gue. Misal ada sesuatu yg dianggap nyelentang… mungkin itu adalah kesalahan dalam hal pengertian gue. Maap.Here we go…Untuk setiap process dalam pabrik kimia, ada 4 major pertanyaan yang harus di jawab:
Artikel ini bisa dilihat bentuk wujud aslinya di Hydrocarbon Processing magazine ed November/December 2007, yang berjudul Designing for pressure Releases during fires-Part 1/2. Artikelnya ditulis oleh S. Rahimi Mofrad, Petrofac Engineering and Construction, Sharjah, UAE, dan S. Norouzi, Sazeh Consultants, Engineering and Construction, Tehran, Iran
Gue hanya menerjemahkan ke bahasa Indonesia, kemudian menuliskan kembali dengan bahasa gue sendiri…
Off we go…
Online Payday Loans
dapet dr temen, trus gue coba dan hasilnya… gigigig… menurut gue si sesuai… menurut temen gue “damn… lagi2 game yang gak akurat!” iri..iri..tanda tak mampu… gigigig…
waktu pertama kerja, hal pertama yg mereka tanyakan kegue tu apa beda :
- LPG
- LNG
- NGL
- GTL
- CNG
jujur. kalo sekarang gue ditanya dan diminta ngejelasin satu persatu gue masih belum ditaraf yg bener2 ngerti… gue cmn ngerti sebatas singkatannya apa dan sebatas pengertian berdasarkan singkatan, properti… detail dlm2nya, mengenai process komposisi, segala macem tu gue sama sekali belum paham.
recently gue baca ttg LNG process. agak mudheng sekarang… padahal dulu buat ngebaca supaya ngerti aja susah banget.
Here we go…
–lanjut>
wkt kuliah gue paling gak ngerti termo…trus gak sengajanya pas TA malah dibimbing sm dosen termo yg br dateng dr Jepang… Pak Gede Wibawa. dosen yg akhrnya jadi salah satu dosen yg gue kagumi. dia yg bikin gue mau dealing w/ termo mau gak mau.gmn nggak, gue disuruh jadi asisten kuliahnya, ngoreksi hasil ujian dan tugas, terpaksa jadinya harus ikut kuliahnya lg biar tau apa termo itu. (hehehe..gak penting yah latar belakang yg gue pake adalah latar belakang gue…hihihi)
salah satu yg ada ditermo tu siklus refrigerasi…sistem yg sgt dibutuhkan dibanyak chemical plant ataupun Natural gas proses, atau yg berhubungan dg petroleum refining. sistem ini inti penggunaannya adlh untuk mendinginkan sesuatu…
knp siklus??krn gak beli lgsg buang…tp diolah lagi buat dipake lagi…
knp kok gak dibuang???krn biasanya pendingin tu mahal banget…
knp begitu rumit??nah ini yg gue gak ngerti knp…
mari coba bahas…ada apa sih dg fenomena(ceileh…fenomena) refrigerasi…???
baru dpt tema diskusian dr temen nih…lumayan nambah cerita ttg piping yg pd awalnya gak kenal sama sekali jadi kenal2 dikit2 gmn ceritanya bikin perhitungan pipa…serem bgt deh…
well here we go…
perhatikan gambar berikut dg seksama

perhatikan support sama pipanya gak matching…nah loh kok bisa? apa salah org komisioning/salah org stress analysisnya?
waduh…
mari kita lihat lebih dlm… hasil gue bertanya ke org stress analysis,
kalo pipa kondisi kosong begini, berarti:
salah stress engineernya
berarti salah ngedesign, salah ngitung.
salah commissioning engineernya
salah prosedure commissioning juga bs…
nah kalo ini terjadi pada saat running, berarti itu bisa terjadi karena pemuaian dr fluidanya, boleh dibiarin asalkan gak ngganggu kesetimbangan proses atau pun menyebabkan overstress/overload…
thks to windu nugroho-stress analysis eng. juga bisa baca artikelnya pak donny a. di blognya (link ada di kolom link sebelah)
skg gue pengen bahas satu persatu cause of overpressure.
sebelum ini gue pnh bahas, bahwa double jeopardy tu gak diperhitungkan. tp bukan berarti pasti gak ada, hanya saja karena kemungkinan terjadi double jeopardy sangat kecil, maka kemungkinan itu bs dieliminir…sehingga kita bisa berpikir simple dan gak naroh PRV dimana2…
tp ada juga di API dijelaskan (kalo gue gak salah ngerti nih…) bahwa 2 kejadian yg emg sering bgt dan sangat mungkin terjadi keduanya bersamaan walaupun unrelated, maka keduanya kudu diperhitungkan as a single case. namanya latent failure… (CMIIW yah…)
sebelumnya gue melanjutkan , gue mau nanya (serius gue gak ngerti jawabannya).
bicara soal safety selalu mengundang byk kerutan dimuka…
pertanyaan kok gini kok gitu, dan yg pasti smp detik terakhir keputusan dtg, masih menyisakan rasa gak yakin. bener gak ini udah aman? seharusnya emg begitu bkn? karena safenya suatu pabrik ada ditangan engineernya.
gw gak bakal ngebahas segala sesuatu yg berbau perhitungan…that’s ur bussiness guys. gue cmn pengen menuliskan ulang segala sesuatu yg berhub dg konsep. gue jg gak yakin, gak ngrasa bener, tp justru karena itu gue pengen ngebahas segala sesuatu yg gak gue yakinin itu, spy gue bs yakin…nah loh?

