Skip to content

control valve

April 16, 2007
by

kehidupan process engineer itu deket banget sama yg namanya control valve. Kita butuh control valve ini buat mensupport process manufacturing yg kita design. Setuju gak?

Misalnya kita pengen ngedesign suatu vessel buat di alirkan menuju suatu tempat secara continous (dengan rate tertentu) kita butuh sebuah alat pengatur rate supaya ratenya bisa dijaga sesuai dengan yg diinginkan. 

Apa sih control valve itu sebenernya?

Control = atur

valve = kran (huahaahahah)

Control valve adalah kran buat ngatur, ngatur apa? Ngatur kondisi operasi seperti temperature, pressure, flow dan liquid level, caranya? Caranya buka atau tutup atau buka sebagian flow sesuai dengan sinyal yg diterima dr controller. Jadi si controller ini punya data setpoint (nilainya diukur oleh sensor yg memonitor perubahan kondisi) yg bakalan dibandingin sama variable process yg diinginkan (nilainya ditentukan oleh operator).

Jadi let’s say fungsi control valve:

  1. merupakan final control element
  2. untuk throttling (memberikan bukaan yg presisi dg sinyal manipulated variable).

Bagian control valve :

- Actuator : bagian yg ngebuka si tutup valve (ini yg mudah dilihat secara fisik dilapangan, letaknya dibagian atas valve, besar dan khas).

Actuator ini ada yg digerakkan scr

  1. pneumatic (pake air comp), pake udara bertekanan gitu buat ngebuka si tutup valve ini.
  2. elektrik-hydraulic (pake listrik), atau bs jg manual. Misal MOV (baca: motor operated valve) itu hubungannya sama electrical actuator. MOV itu valve yang dilengkapi dengan electrical motor dengan system reduction gear. Jadi electrical sinyal dari DCS menggerakkan gear dalam eletric motor untuk membuka atau menutup valve. Atau solenoide valve misalnya dia biasanya pake electrical actuator, tapi tidak pake motor. Dia pake spring yang digerakkan oleh gaya electromagnetic dari solenoide yang mengelilingi spring tersebut. Biasanya juga solenoide valve itu untuk flow atau press valve yang berfungsi juga sebagai shut down valve.

 - Valve/valve body assembly: komponen mekanis yg menentukan besarnya flow ke proses karena fungsi control valve buat throttling, maka valve yg dipake adalah valve tipe throttling (globe, butterfly, diaphragm, camflex, dsb) untuk high pressure application biasanya dilengkapi dg positioner untuk menghilangkan gejala hysteresis (perbedaan bukaan valve dg manipulated variable), misalnya angel body (u/ flashing).

Pemilihan valve itu tergantung berdasarkan jenis, kalo yg biasa di oil/power plant pake high pressure globe valve, kalo liq korosif pake diaphragm, yg jelas pemilihan didasarkan pressure drop, viscous, korosif, slurry/bukan, dsb tinggal baca aja tipe2 valve dan kegunaannya. Misalnya seperti td yg udah disebutin, angel body buat flashing dan high pressure, butterfly buat high flowrate dan low pressure drop. Gate/ball valve jarang digunakan untuk control valve karena hanya bs close dan open, so biasanya dipake buat yg quick opening.

- Pneumatic vs. Hydraulics. Pneumatic menggunakan udara yg compressible, sedang hydraulic menggunakan air/oil yg incompressible. Sebagian besar industri menggunakan pneumatic dg pressure 500-700 kPa. Hydraulic biasanya menggunakan 7-35 MPa tp untuk penggunaan tertentu bs smp 70MPa.

Manfaat pneumatic

  1. fluida yg digunakan bs sgt ringan dan shg supply hosesnya gak berat2 bgt.
  2. Krn fluida yg digunakan biasanya hanya udara, tidak perlu pipa return untuk fluida yg digunakan dan bocor (bila ada bocor) jd tidak messy.

Manfaat Hydraulic

  1. densitas energy lebih tinggi krn pressure yg digunakan jg biasanya lebih tinggi.
  2. fluida yg digunakan bisasanya incompressible, untuk mendapatkan spring action minimum. Ketika fluida hidrolic yg mengalir distop gerakan aliran yg paling kecil sekalipun akan melepaskan pressure ke aliran sehingga tidak perlu melepaskan pressurized air untuk merelease tekanan load.

buat sizing control valve biasanya yg ngerjain si orang instrument/control system, tp sebagai orang process, kita yg ngasih data2 dan kita juga yg tahu sampai batas mana/bagaimana control valve yg kita inginkan… konfigurasinya dan segala segala… jadi tetep juga kita kudu tahu tetek teteknya juga… gigigig

buat itu gue sedang bikin postingan buat sizing control valve on process point of view.

gue ada satu file online… bukan bermaksud buat promosi, hacking, apapun yg negatif, cmn pengen share ilmu ajah… monggo silahken…

http://www.documentation.emersonprocess.com/groups/public/documents/book/cvh99.pdf

 

 

About these ads
13 Comments leave one →
  1. rICk permalink
    April 17, 2007 3:28 am

    nice article beib..
    tapi ada bbrp yang bisa lo tambahin nih pik (just clue biar lo cari juga.hehehe…)
    control valve pny bbrp karakteristik:
    equal percentage, linear, sm quick opening.
    (ap tu??coba cari lagi deh literaturnya…hehehe…)
    penentuan karakteristik tsb bdsrkan proses yang ingin dikendalikan.
    terus hal terpenting dalam sizing control valve ialah Cv.
    (yang ini cari juga ya biar lo tau..hehehe…)
    sebetulnya sizing ini kerjaan orang instrumen, tapi bole dong kita tau..hehehe…
    oia tau ga berapa bukaan control valve yang umumnya digunakan?? (hayoo… cari ya..hehehe…)
    yg jg cukup penting tu masalah noise yang ditimbulkan oleh control valve.. berapa db sih emg noise yang ditoleransi??hehehe…
    last…bole ga kalo gw pasang RO buat ngebantu kerja control valve???hehehe…

  2. upieks permalink*
    April 18, 2007 8:49 am

    waaa…rika….mantabs oi….
    elu emg jagoan ka….

    d’best lah in d’world….mr. control valve.
    semua yg elu tanyakan ada di link dipostingan diatas.
    pnya emerson

  3. rICk permalink
    April 18, 2007 9:40 am

    itu ada di banyak buku sizing control valve ko piek..
    gw jg baru bljr..
    mungkin tmn2 lo yang orang lapangan banyak tau tu..
    terutama flow element,pompa,control valve,etc..

  4. upieks permalink*
    April 19, 2007 12:58 am

    aku br sadar ternyata link yg aku buat gak berhasil di buka…

  5. beny permalink
    July 20, 2007 12:29 pm

    saya anak instrumentasi industri,saya ingin memeperdalam ilmu saya.klo leh tau anda kuliah dmn??saya ingin sekali berkenalan dengan anda!saya harap anda bisa!.ngomong2 anda tinggal dmn??,saya tinggal di bandung.

  6. upieks permalink*
    July 21, 2007 6:51 am

    iih…mau kenalan kok maksa…
    hehehe…
    anyway gue upiek.
    kalo elu mau niat memperdalam ilmu, sama. gue juga. so let’s roll…

  7. doz permalink
    June 18, 2008 6:50 am

    Salam kenal mbak upieks…
    Saya mau tanya,
    Jenis valve otomatis yang bisa dihubungkan dengan PLC/DCS selain MOV ada lagi nggak ya..?
    Terus cara pengontrolan valve itu melalui HMI caranya gimana ya? variabel inputnya apa?

    thanks…

  8. June 18, 2008 4:11 pm

    Hi, salam kenal…
    Almost same topic interest with instrumentation normally I discussed.
    It’s nice blog.

    Salam,
    Nova

  9. upieks permalink*
    June 30, 2008 1:51 pm

    @doz…

    setahuku nih… CMIIW semua jenis tipe (gate, butterfly, globe, ball) bisa dihub dengan DCS. MOV kan jenis configurasinya… apakah valve itu di gerakkan oleh motor atau manual atau actuator. sekali lagi ini setahu saya… cmiiw

    kalo lebih detail mengenai pengontrolan monggo silahkan ditanya ke para ahli instrumen di blognya pak novakurniawan ini…

    novakurniawan.wordpress.com
    atau

    http://inkontrol.wordpress.com/

    mgkn emreka lebih sanggup menjelaskan dengan lebih gamblang pak doz.

    @novakurniawan
    process kan selalu berhubungan dengan intrument.
    saya bahas dari sisi yg berhub dg processnya pak… jadi yah mgkn hampir sama…

  10. Erwin permalink
    September 10, 2008 12:04 am

    Lumayan jg nih bljrnya, usulanQ mgkn bs d tambhkn ttg bagian detil dr kontrl valve trus asesorisnya jg. Tuk ngurangi mis dg yg msi awam buatlah daftar istilah, he3x. Skedar masukn aj c, trus smgt bljr agar bgsa trus maju, ckckck….

  11. upieks permalink*
    September 15, 2008 5:07 pm

    @ erwin,
    “mgkn bs d tambhkn ttg bagian detil dr kontrl valve trus asesorisnya jg”
    iyah…
    sedang di bikin mas…
    “buatlah daftar istilah”
    hihihi… makasih usulannya mas…
    “trus smgt bljr agar bgsa trus maju”
    siip…
    makasi…

  12. saroh permalink
    October 31, 2009 10:50 pm

    nice info mbak ayu….

    Ane juga suka Valve ma control nya…any way boleh dunk kirim ke imel ane, share lagi gethuu…
    :)

    hal-hal yang mendukung, ane anak fisika yang tertarik ma control valve gara2 kerja praktik di PEtrokimia…

    postingnya udah dari 2007 kan jadi sekarang pasti lebih SIP lagee ilmu na…

    nuwun

  13. helmy christaldhi permalink
    January 12, 2011 6:05 pm

    ada g tau prinsip kerja Camflex ?
    terutama untuk yang aplikasi liquid, biasanya buat CIP di manufacturing dipake instalasi Camflex..si valve yg berwarna merah hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: